News Ticker

Testimoni Pengusaha Kaos Distro Yang Berpengalaman

Testimoni Pengusaha Kaos Distro

Usaha kaos distro banyak menciptakan para pengusaha yang sukses. Untuk meraih kesuksesan tersebut tentu saja membutuhkan waktu, keuletan, kesabaran, dan sikap pantang menyerah. Kesalahan yang dilakukan oleh sebagian orang yang baru memulai usaha apapun, termasuk berjualan kaos distro adalah sikap tergesa-gesa untuk meraih kesuksesan dalam waktu dekat.

Oleh karena itu, pada artikel kali ini saya akan membagikan testimoni pengusaha kaos distro. Testimoni di sini sebenarnya lebih mengarah kepada penyebutan kisah sukses pengusaha kaos distro dan perjuangan para pengusaha sukses dalam berjualan kaos distro. Semoga kita bisa mengambil pelajaran dari testimoni pengusaha kaos distro yang akan saya sebutkan di bawah ini.

Testimoni Randhy Prasetya Produsen Kaos Yajugaya

Randhy Prasetya awalnya adalah seorang guru teater dan dosen akting di salah satu sekolah desain. Pada tahun 2010, pria berusia 31 tahun ini memulai usaha dengan modal Rp 50.000 untuk biaya produksi kaos. Kaos tersebut lalu dicetak dengan tulisan yang cukup menyentuh hati, lalu diberikan kepada salah seorang temannya agar dimuat dalam akun sosial medianya.

Ternyata respon masyarakat yang melihat kaos tersebut sangat bagus. Mulailah datang pemesanan kaos dari orang-orang, dan terus bertambah setiap waktu. Setelah sebelumnya Randhy memberlakukan sistem pre order alias pemesanan di awal dengan membayar lunas, akhirnya dia memutuskan untuk memproduksinya secara massal.

Ada banyak cara yang dilakukan oleh Randhy dalam memperkenalkan kaosnya kepada masyarakat. Diantaranya adalah dengan mengikuti berbagai bazar dan pameran dalam rangka memasarkan kaos dengan tulisan-tulisan yang cukup inspiratif.

Harga kaos distro yang diproduksi oleh Randhy dijual dengan harga yang cukup kompetitif. Bayangkan saja, ada kaos yang di bandrol dengan harga Rp.190.000 per buah.
Saat ini omset penjualan Randhy mencapai 50 juta rupiah. Omset sebesar itu didapatkan dari rata-rata penjualan 300 buah kaos distro setiap bulannya. Pelanggan Randhy bukan hanya dari dalam negeri, tetapi juga dari luar negeri seperti Malaysia dan Jerman.

Testimoni Kusdarmawan Aryo Baskoro Pemilik Rown Divisions

Kesuksesan yang dirasakan oleh Kusdarmawan Aryo Baskoro atau yang lebih akrab disapa dengan Ryo ini berawal dari keisengan. Kisahnya dimulai saat merintis usaha kaos distro saat menginjak bangku kuliah pada tahun 2003. Usaha tersebut dirintisnya dengan beberapa orang teman, yang modalnya berasal dari patungan. Produk yang mereka pasarkan ketika itu adalah fashion bermerek Ankles yang menyasar pasaran anggota komunitas skateboard. Sayang, usaha macet dan bubar.

Tidak mau putus asa, iseng-iseng dia mendesain sebuah t-shirt. Tak disangka, banyak anak muda yang tertarik dan berminat dengan desainnya tersebut. Sejak saat itu permintaan pun terus berdatangan.
Pada tahun 2006, merek Rown Divisions lahir dengan modal awal hanya sebesar Rp 30 juta saja. Saat itu Ryo hanya memiliki tiga karyawan. Ia juga menyewa gerai seluas 3 meter x 10 meter untuk penjualan kaos distro yang diproduksinya.

Awal pembukaan gerai, Ryo mendapatkan orderan sebanyak puluhan kaos. Permintaan tersebut terus bertambah menjadi ratusan bahkan saat ini sudah mencapai ribuan potong.

Dengan bermodalkan modal pinjaman sebesar 100 juta rupiah, Ryo semakin mengembangkan usaha produksi kaos distro yang didirikannya. Akhirnya, Ryo berhasil mendapatkan kesuksesan dari usaha yang digelutinya tersebut.

Jika tadinya Ryo hanya memiliki 3 karyawan, maka sekarang sudah mencapai puluhan karyawan dengan beberapa orang desainer. Gerai yang semula hanya berukuran 3 meter x 10 meter, kini sudah menjadi seluas 360 meter persegi. Omset penjualannya mencapai miliaran rupiah setiap tahunnya.

Kesuksesan Ryo tentunya tidak datang begitu saja. Banyak kendala dan usaha keras yang harus dilaluinya. Tapi dengan keuletan, tekad, dan kesungguhan, maka kesuksesan pun berhasil diraihnya.

Demikianlah dua kisah pengusaha kaos distro yang bisa kami sebutkan pada artikel kali ini. Semoga kisah kesuksesan dan perjuangan mereka berdua bisa menjadi sumber inspirasi bagi para pembaca sekalian.